web analytics

Disinyalir Oknum Aparat Desa Muara Buat Surat Pernyataan Rekayasa

Subang -Aparat desa harusnya bersifat netral dalam menyikapi permasalahan warganya. Akan tetapi di Desa Muara Kecamatan Blanakan Kab. Subang bertolak belakang. Sebagaimana informasi yang dihimpun Wartawan SNP, ada permasalahan warga bertolak belakang dengan cerita yang sebenarnya kuat dugaan aparat desa tidak netral karena menurut penuturan salah satu pihak, mereka tidak diberikan waktu untuk berembug dalam menentukan sikap dalam satu keluarga yang bermasalah.

Sesuai dengan informasi yang layak dipercaya, proses gadai empang, yang semula gadai dari pemilik kepada Toyib, didalam surat pernyataan menjadi utang-piutang antara Casad dan Toyib.

Ketika masalah ini dikonfirmasi kepada Ka. Satgas Desa Muara, melalui WhatsApp, Surat tersebut hasil kesepakatan bersama, bagi kami sepakat atau tidak sepakat ga ada masalah ucapnya. Berarti tugas kami gugur sudah, imbuhnya. Sambil memblokir No. SNP (26/7)

Sesuai informasi yang dihimpun Wartawan SNP Toyib memiliki gadean empang senilai 120 Juta akan tetapi di dalam surat pernyataan Casad memiliki utang kepada Toyib senilai 79 Juta, ini kan aneh ucap anggota masyarakat, seakan-akan yang punya empang gadean itu Casad. Padahal cerita sebenarnya Toyib gade empang langsung kepada pemiliknya H. Toto.

Aneh bin ajaib surat pernyataan yang dirancang sedemikian rupa dengan mengaburkan permasalahan yang sebenarnya.

Harapan masyarakat dalam hal ini aparat penegak hukum turun tangan untuk menyikapi permasalahan ini dan Aparat Desa Muara dapat bertindak aruf dan bijaksana dalam menyikapi permasalahan warganya. Jangan hanya karena ada unsur kepentingan jadi mengorbankan hak warganya. (R03)

%d bloggers like this: