web analytics

Kontroversi Alokasi BLT Desa Saur

Madura – Korlap Sahrul Desa Saur kec Sapeken Jatim “Mulanya berangkat keluhan warga temen mahasiswa merasa terpanggil beberapa persoalan dari kebijakan sebelumnya akhirnya menimbulkan kontroversial dikalangan mahasiswa.”

Saat puncaknya BLT desa itu malah lebih eronis lagi kemudian membentuk lingkaran membahas persoalan waktu pertama beberapa tahapan, audiensi setelah dikelarifikasi timbul persoalan lagi salah satunya dari kebijakan katanya mengacu pd peraturan justru menyimpang, jika BLT DD 1,2 lebih maksimal pengalokasiannya 30 persen sementara pernyataan waktu itu alokasi sebesar 25 persen pertanyaan mahasiswa selebihnya kemana?.

Apa sebenarnya dapat bantuan tidak ada justru ada pemangkasan oknum, tidak mencapai maksimal katanya. Lanjutnya Sahrul aksi pertama Demontrasi tidak temui pihak desa, aksi kedua terelokasi hanya 15 persen timbul, kemarin warga bahkan mencapai klimaks mayoritas warga desa saur ke Balai Desa meminta klarifikasi, hal itu kekeliruan memahami peraturan, janji aksi ketiga kami meminta untuk mempublikasikan nama penerima bantuan terlepas itu BLT dan lain lain, bahkan realisasi pemahaman ke warga tidak ada.

Tuntutan terakhir dengan regulasi secara keseluruhan baik Administrasi kebijakan pemerintah desa, ada salah program pengadaan dermaga saibus saur panjang kurang lebih 5 meter anggaran besar di pertanyakan.

Kami sempat mengexspos kejadian ini kadang ada tanggapan kadang tidak ketidak adaan transparansi, harapan cobalah mengambil kebijakan sesuai aturan regulasi tertibkan administrasi jelasnya. (8/20/20)

Bergeser kedesa sapeken februari 2020 warga pertanyakan Laporan kegiatan pertanggung jawaban LKPJ 2019 salah satunya ketiga titik pekerjaan muara jalan nelayan titik lokasi dusun kota raya,dusun kota,dusun bukut kisaran aggaran 99, 84, 68jt tidak ada kejelasan, pegembangan koran ini seperti insprastruktur jalan paveng rusak parah berada di kampung bukut rt 05, rw 01, kemudian anggaran karang taruna 2018 tahap pertama nominal 7.500.000, 2019-2020 nihil. (SB)

%d bloggers like this: