web analytics

Usaha Budidaya Jangkrik Yang Berada di Kampung Jangkrik Desa Selawangi Kecamatan Tanjung Sari

Bogor – Untuk menambah kesejahteraan ,dan pemberdayaan warga masyarakat, Kampung Jangkrik di RT 05/ RW 01 Desa Selawangi Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Bogor Jawa barat merupakan kampung yang sebagian besar menjalani Usaha Budidaya Jangkrik makanya di namai kampung Jangkrik.

Kepala Desa Selawangi H.Juhendi ahmad zukfikar sangat mendukung juga senang melihat warga masyarakatnya menjadi pangusaha ternak Jangkrik. Saat temui salah satu Warga yang bernama Fitri (48) sebagai kelompok tani jangkrik tersebut mengatakan “kegiatan usaha menjalani Budidaya jangkrik Sudah berjalan selama 4 tahun, ternak jangkrik adalah merupakan usaha yang mudah untuk dijalani karena pemasaran jangkrik mudah dan banyak peminatnya, bahkan ada juga bandar yang akan memesan sebelum dipanen.”

Lokasi yang digunakan tidak jauh dari tempat tinggalnya yaitu memanfaatkan halaman belakang rumah sebagai tempat menyimpan kandang atau box-box untuk ternak jangrik tersebut, hingga saat ini box yang digunakan baru mencapai 123 box.

Box Jangkrik Ukuran Panjang 220cm Lebar 60cm Tinggi 60cm juga menerangkan bahwa Budidaya jangkrik lebih simpel dan mudah dibanding beternak ayam sedangkan hasilnya sama apabila kuantitas beternaknya sama, untuk ternak ayam selain harus memerlukan tempat yang luas juga nilai modalnya harus besar, tetapi untuk ternak jangkrik hanya memerlukan box dari kayu dan triplek ukuran Lebar 60 Cm, Panjang 220 Cm dan Tinggi 60 Cm.

Menurut dari pemeliharaan dalam 4 box memerlukan 1 Kg telur jangkrik dan diperkirakan akan menjadi 60 Kg Jangkrik pada usia panen 35 hari, harga 1 Kg jangkrik adalah 25 Ribu Rupiah, sedangkan makanan jangkrik hanya membutuhkan pohon pisang/batang pisang yang menghasilkan nilai besar.

Satu hal yang membuat kades Selawangi senang usaha ini bisa memberdayaan masyarakat nya ,mengurangi angka pengagugaran di wilayah juga meningkatnya kesejahteraan ekonomi warga, juga terkesan menjalani Budidaya Jangkrik ini tidak sulit karna bahan untuk makananya dari batang pisang, jadi warga juga bisa mengembangkan menanan pisang dari daun, buah hingga batang bisa menghasil kan nilai tambah untuk kesejahteraan ekonomi warga masyarakat dan usaha ternak jangkrik ini bisa lebih besar lagi. (ind)

%d bloggers like this: