web analytics

DIDUGA KPU KOTA DEPOK PINJAMKAN MOBIL DINAS PEMDA KE KONTRAKTOR?

Depok – Barang habis pakai eks pemilihan umum dilakukan pelelangan atas permintaan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) sesuai dengan permohonan lelang nomor 80/RT.01.3-SD/3276/Sek-Kot/II/2020 tanggal 18 Februari 2020.

Barang bergerak yang dilelang berupa: 1(Satu) paket eks Logistik pemilu tahun 2004 dan 2009 berupa kotak suara dan bilik suara berbahan Aluminium dijual apa adanya terdiri dari:a. Kotak suara berbahan aluminium tahun 2004 sejumlah 13.863 (tiga belas ribu delapan ratus enam puluh tiga) Kgb. Kotak suara berbahan aluminium tahun 2009 sejumlah 7.953 (tujuh ribu sembilan ratus lima puluh tiga)Kgc.Bilik suara berbahan aluminium tahun 2004 sejumlah 132 (seratus tiga puluh dua) Kg.

Dalam pengamatan dilapangan pemenang lelang menggunakan mobil pick up milik pemerintah kota Depok.Ketika dikonfirmasi dengan pihak KPU Sopian dari bagian umum KPU mengakui mobil tersebut kita pinjam,pungkasnya.

Ketika diminta tanggapan dari Kepala Inspektorat Kota Depok dengan balasan surat nya nomor: 024/891-sekret. Menindaklanjuti surat saudara No.021/BD/SNP/VII tanggal 27 Juli 2020 perihal minta tanggapan Inspektorat terkait mobil Pick Up plat merah milik KPU Kota Depok yang digunakan untuk mengangkut hasil lelang Barang Milik Negara(BMN) atau Barang Habis Pakai Eks Pemilihan Umum.

Berdasarkan hal tersebut diatas, kami telah melakukan konfirmasi secara lisan dengan Sekretaris KPU Kota Depok, diperoleh informasi bahwa mobil Pick Up tersebut milik Pemerintah Kota Depok dan diakui digunakan untuk mengangkut hasil lelang Barang Milik Negara (BMN) atau barang habis pakai eks pemilihan umum.

Untuk tertib administrasi pihak KPU akan membuat surat ke Sekretaris Daerah Kota Depok, perihal peminjaman kenderaan roda 4 ( empat) sebanyak 2 buah dan mengembalikan kenderaan roda 2( dua) sebanyak 2 buah yang sudah dipergunakan lagi, demikian tanggapan tertulis Inspektur Daerah Kota Depok Firmanuddin,S.E., Ak Ketua Lembaga Advokasi Hukum dan Pendidikan Indonesia ketika diminta komentarnya mengatakan,” patut dipertanyakan pihak KPU memfasilitasi pihak rekanan meminjamkan mobil plat merah untuk dipakai mengangkut barang-barang hasil lelang” Pihak ketiga atau rekanan tentu sudah memiliki kenderaan baik itu milik sendiri ataupun sewa asalkan jangan milik Pemerintah Daerah(plat merah), tegasnya. (Darles)

%d bloggers like this: