web analytics

Kecamatan Mampang Prapatan Banjir, Diduga uh Bangunan Bermasalah IMB Rumah Tinggal 3 Tetapi Dibangun Non Rumah tinggal”

Bangunan dengan IMB rumah tinggal di Jl. Bangka Raya No 110 diduga dibangun Non rumah tinggal ( Komersil ).

Jakarta Diduga Kinerja Ka. Sektor CKTRP Kecamatan Mampang Jaksel Tidak Becus Bekerja, Sudah Tak Sesuai dengan Tupoksinya dan Patut dipertanyakan Kinerjanya ???

Loyonya Petugas Cipta Karya Tata Ruang Pertanahan Kecamatan Mampang Prapatan , Kota Administrasi Jakarta Selatan didalam melakukan pengawasannya, penindakan, dan Penertiban terhadap bangunan bermasalah diwilayahnya dalam menjalankan Tupoksinya dinilai  sangat lemah dan hal tersebut terjadi kuat dugaan adanya unsur persengkongkolan diantara Petugas Sektor CKTRP Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dengan Pemilik/Pengurus bangunan tersebut. 

Lebih lanjutnya, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan pembangunannya para pemilik bangunan yang diduga bermasalah masih tetap berjalan lancar, mulus karena tidak adanya tindakan tegas dari pihak petugas CKTRP Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, ungkapnya. Seharusnya dimana harus ditindak tegas oleh Petugas CKTRP Kecamatan Mampang Prapatan sesuai ranah tupoksinya dan ini malah justru terkesan sengaja dibiarkan kepada si pemilik bangunan tersebut untuk tetap melanjutkan kegiatan pembangunannya meskipun sudah jelas – jelas telah melanggar aturan yang berlaku, ada apa ini…? 

Beberapa terkait bangunannya yang diduga bermasalah diwilayah Kecamatan Mampang Prapatan yang tidak sesuai dengan peruntukannya ( fungsinya) diantaranya, bangunan dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) 3 lantai  namun fakta dilapangan dibangun non rumah tinggal ( Komersil) tepatnya di Jl. Bangka Raya No. 110 Rt 01, Rw 012 Kelurahan Mampang Pela, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan yang diduga adanya unsur sengaja dibiarkan bebas membangun oleh petugas CKTRP terkait.

Bangunan dengan IMB Rumah tinggal 3 lantai yang beralamat tepatnya di Jl. XI C Rt 04 Rw 10 Kel. Pela Mampang dengan Peruntukannya rumah tinggal ( Rumah kecil ) fakta dilapangan bahwasanya pemilik bangunan tersebut diduga dibangun non rumah tinggal komersil ( tempat usaha )  dan diduga bangunan tersebut dibangun tidak sesui dengan peruntukannya ( fungsinya ), diduga bangunan tersebut juga melanggar jarak bebas belakang. 

Bangunan Ruko 3 1/2 lantai yang kondisinya saat ini sudah mencapai 90 % yang diduga dengan menggunakan IMB Rumah tinggal 3 lantai yang berlokasi di Jl Kemang Timur No. 57 Rt 006 Rw 03 Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Kota Administrasi Jakarta Selatan diduga juga sudah tidak sesuai dengan peruntukannya, dan melanggar 1/2 lantai namun hingga saat ini pun belum adanya tindakan yang tegas baik dari Petugas CKTRP terkait maupun dari Sudin Sat Pol PP Kota Administrasi Jakarta Selatan dan terkesan sengaja dibiarkan bebas membangun, kenapa ?

Hingga berita ini diturunkan belum adanya tindakan Tegas dari Petugas CKTRP terkait yang sepertinya terkesan cuek, dan tutup mata terhadap bangunan – bangunan yang diduga bermasalah dimaksud, Ada apa ?

Sesuai hasil investigasi wartawan SNP dilokasi kegiatan pembangunan tersebut bahwa kegiatan pembangunannya masih tetap berjalan mulus sekali seperti tidak ada Tindakan Petugas CKTRP Kecamatan Mampang Prapatan, ungkapnya.

Hal seperti itu tentunya sudah jelas bahwa Kepala Sektor CKTRP Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan begitu loyonya dan tak mampu lagi untuk membuktikan kinerjanya sesuai dengan Tugas Pokok Fungsinya ( Tupoksi ) yang diembannya.  Dan sudah sepatutnya Kepala Dinas CKTRP DKI Jakarta segera mengevaluasi kinerjanya Petugas CKTRP Kecamatan Mampang Prapatan dan memanggilnya untuk dimintai pertanggungjawabannya, dan bila perlu segera mungkin dimutasikan dan segera turunkan dari jabatannya, Tegasnya

Masyarakat mendesak kepada Walikota Jakarta Selatan bersikap  tegas, dan bijak dalam menyelesaikan keluhan warganya dan jangan hanya duduk manis dikantor aja agar sesegera mungkin menginstruksikan dan memanggil Kepala Sudin Sat Pol PP Jakarta Selatan, jajaran dibawahnya yang terkait untuk secepatnya melakukan eksekusi Pembongkaran sesuai dengan apa yang dilanggarnya si pemilik bangunan tersebut yang telah mengabaikan aturan yang berlaku dalam hal kegiatan mendirikan Bangunan di DKI Jakarta ” agar ada efek jera bagi si pemilik bangunan tersebut agar untuk kedepannya bisa lebih tertib lagi bila mana masyarakat yang ingin membangun bangunannya agar dalam melaksanakan kegiatan pembangunannya sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan ( IMB) yang dikeluarkannya dan itu pun harus sesuai dengan fungsinya (peruntukannya), tegasnya. (Agus)

%d bloggers like this: