web analytics

Masyarakat Muktiwari Kecewa

Bekasi – Terkait Jalan Longsor di wilayah Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung yang belum lama dikerjakan oleh pihak Pemborong PT. Bona Jaya Mutiara dengan No.SPP : 6201 /261 / SPP /PJL-DSDABMBK / 2020 degan Alokasi Dana APBD Tahun 2020 sebesar Rp,7.543.000.000.Milyar.

Kepala Desa Muktiwari Bahrudin saat dikonfirmasi Wartawan mengatakan, Saya sebagai Kepala Desa dan mengatas namakan Masyarakat dengan terjadinya Jalan Longsor di wilayah Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Saya sebagai Kepala Desa sangat kecewa dan juga Masyarakat Saya dengan terjadinya Jalan longsor di wilayah Kami, hal ni dapat Saya menduga bahwa pekerjaan tersebut kurang nya Pengawasan,” kata Bahrudin.

Bahrudin selaku Kepala Desa menjelaskan, bahwa selama kegiatan sebelum nya pihak Pemborong tidak pernah melaporkan kepada Saya sebagai Kepala Desa dan sampai saat ini pihak Pemborong belum pernah melaporkan terjadinya longsor atau roboh nya Temok Penahan Tanah (TPT) sehingga terjadi longsor,” jelas Kades Bahrudin.

Kepala Desa Muktiwari mengharapkan, agar Dinas terkait maupun Pemborong apa bila bekerja melakukan Anggaran APBD untuk perbaikan Insfrastruktur di masing-masing Desa dapat kiranya melaporkan setiap kegiatan tersebut kepada Kepala Desa, dan jangan Kami sebagai Kepala Desa hanya sebagai Penoton dan tidak mengetahui, artinya setiap Pemborong yang mengerjakan Insfrastruktur di masing-masing Desa di wilayah Kabupaten Bekasi, seharus nya pihak Pemborong dapat lapor kepada Kepala Desa atau pun Staf Desa agar Insfrastruktur di Desa dapat terjaga dengan baik dan berkualitas,” harapan Bahrudin.

“Dengan terjadinya longsor kembali Jalan wilayah Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Saya mengharapkan setelah adanya perbaikan dapat berkualitas karena Jalan tersebut adalah akses Masyarakat untuk melakukan aktipaitas,” ungkap Kades Bahrudin.

Dengan terjadinya Jalan Longsor di wilayah Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung yang dikerjakan oleh PT.Bona Jaya Mutiara dengan Anggaran APBD tahun 2020 sebesar Rp,7.543.000.000 Milyar, di minta agar Inspektorat dan Penegak Hukum serta Anggota Dewan dapat memanggil dan memeriksa pihak Pemborong PT.Bona Jaya Mutiara yang mengerjakan Jalan longsor tersebut. (Jul)

%d bloggers like this: