web analytics

Personel Polsek Percut Sei Tuan Akhirnya Berhasil Meringkus Pelaku Jambret Yang Kerap Kali Meresahkan Masyarakat

Medan – Tersangka atas nama M Lukmana alias Congor diamankan di kediamannya di Jalan Pertiwi Gang Warisan, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung pada Jumat (11/6).

Dalam keterangan persnya Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu SH MH dan Kanit Reskrim AKP Mambela Karo-Karo, Panit Reskrim Iptu Akbar beserta Kanit Lantas Iptu Ramadhan mengatakan, tersangka ini sudah melakukan aksinya sebanyak 10 kali.

“Ketika hendak diringkus tersangka melakukan perlawanan dan hendak melukai personil kepolisin dengan pisau Dengan terpaksa personel memberikan tindakan tegas terukur dan terarah dengan menembak kedua kaki pelaku”, ungkap Kombes Riko.

Lanjutnya lagi, cara pelaku dalam melakukan aksinya, dengan modus apabila ada masyarakat yang hendak mengisi pulsa kartu tol dan karena saldonya kurang dan turun untuk menambah pulsa Tolnya. Lalu, pelaku mendekati mobil yang sedang berhenti, dan membuka pintunya. Kemudian, mengambil barang-barang yang ada didalam mobil si korban.

Saat melakukan aksinya pelaku dibantu rekannya yang sebelumnya telah menunggu dibalik tembok pembatasan Jalan Tol diantara pemukiman warga. Setelah berhasil melakukan aksinya, pelaku melompati tembok pembatas kemudian lalu kabur dengan rekannya yang sudah menunggu dengan menggunakan sepeda motor. Kata Kapolrestabes Medan Kombes Riko.

Polsek Percut Sei Tuan juga berhasil meringkus 2 orang lainnya yang berperan sebagi penadah barang curian bernama Rizky Pinem dan Ali Syafrian Siregar sementara salah seorang dari pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Tersangka ini adalah warga Percut Sei Tuan, menurut pengakuannya, telah 10 kali melakukan penjambretan dilokasi yang sama di depan pintu Tol Bandar Selamat,” ungkap Kombes Pol Riko.

Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu SH MH menjelaskan, ”Kejadian penjambretan itu terjadi pada 5 Juni lalu. Pada saat itu korban bernama Asmara Purba sedang memarkirkan kendaraannya di depan pintu Tol hendak mengisi pulsa Tol. Namun pada saat kembali ada seseorang yang membuka pintu depan samping kiri mobil korban dan langsung mengambil HP yang berada di dalam kantong baju korban.”

“Kemudian tersangka ini melarikan diri dengan melompati tembok pembatas Tol. Akibat dari kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp.4.000.000, atas kehilangan 1 unit Handphone merk Oppo A9 miliknya,” kata AKP Janpiter Napitupulu SH MH kepada wartawan di ruang kerja, Senin (14/6). (Jbt)

%d bloggers like this: