web analytics

Sekolah Dasar Negri Manyingsal II Hanya Memiliki 5 Ruang Kelas Belajar

Subang – Sekolah Dasar Negri (SDN) di Kecamatan Cipunagara, Subang, Jawa Barat. Banyak yang tidak layak untuk di gunakan kegiatan belajar mengajar. Diantaranya SDN Manyingsal I & SDN Manyingsal II, Dadang Suganda Kepala Sekolah SDN Manyingsal II ketika dihubungi di ruang kerjanya, kepada Swara Nasional Pos mengatakan, “Bahwa betul sekolah kami hanya memiliki 5 Ruang Kelas Belajar (RKB). itupun kondisinya sangat memperihatinkan, selain itu kami juga memiliki WC yang sudah tidak dapat di gunakan sebagaimana mestinya.”

Menurut Dadang, “Kondisi seperti kejadiannya sudah puluhan tahun, dan setiap tahunya selalu kami melaporkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten. tapi hingga tulisan ini di tayang belum ada tanda-tanda informasi yang positif.” Katanya.

Dadang lebih jauh menjelaskan, “Bahwa kondisi Sekolah seperti ini secara moral saya sangat malu, karena lokasi sekolah kami ada di jantung pusat pemerintahan desa Manyingsal, antara Kantor pemerintahan Desa dengan Sekolah kami hanya di pisahkan oleh jalan kabupaten.”

Selanjutnya kang Dadang, memohon Kepada pihak-pihak yang terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Subang untuk segera merenovasi RKB yang sudah puluhan tahun rusak akibat lapuk dimakan usia. dan yang paling memperihatinkan kami posisi yang ambruk itu ada di barisan gedung sekolah paling depan. Ungkap kepala sekolah dengan nada milukan.

Sementara di tempat yang berbeda, Ujang Sukirman kepala Sekolah Manyingsal I juga menyampaikan hal yang sama “Bahwa ruang kelas belajarnya dam WC sekolah sudah amburadul. Selain lantai keramiknya sudah hancur, Pelaponnya sudah ambrol dan bolong-bolong.” katanya.

Kang Ujang (panggilan akrab. red) ketika di singgung soal pengajuan lewat Proposal menjawab dengan sinis, “Itu mah setiap pergantian tahun ajaran baru, saya selalu menyampaikan keberadaan/kondisi gedung yang memang sudah saatnya di renovasi. Sekalipun usulan itu via proposal.”

“Tapi apa yang terjadi, gedung dan WC sekolah tetap tidak ada perubahan, alias proposal yang kami kirim sampai saat ini belum ada jawaban.” katanya. (ita.g)

%d bloggers like this: