web analytics

Mokh Fadlil Terpilih Sebagai PAW Kepala Desa Kesugihan Kidul Periode 2023 – 2025

Cilacap – Desa Kesugihan Kidul kecamatan Kesugihan menggelar pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu ( PAW) masa periode 2023 – 2025 berlangsung di Kantor Desa Kesugihan Kidul kecamatan Kesugihan Cilacap, pada Kamis (22/12)

Peserta calon kepala desa ada 3 peserta, yakni nomor urut 1. Renggani Asih, S.E yang merupakan istri dari mantan Kepala Desa Kesugihan Kidul, nomor urut 2. Umar Sodik dan nomor urut 3. Mokh.Fadlil.

Pemilihan PAW Kepala Desa Kesugihan Selatan di laksanakan karena adanya kekosongan jabatan kepala desa karena kepala desa difinitif tersangkut masalah hukum. Pelaksanaan PAW ini dilakukan secara musyawarah mufakat atau melalui pemungutan suara namun jumlah pemilihnya lebih sedikit, pemilihnya hanya mereka yang punya hak suara dalam musyawarah desa.

Berdasarkan perolehan suara dari 157 jumlah hak plih, nomor urut 1. Renggani Asih, S.E, memperoleh 33 suara, nomor urut 2. Umar Sodik memperoleh 48 suara dan nomor urut 3. Mokh.Fadlil memperoleh 76 suara.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa kabupaten Cilacap, Bintang Dwi Cahyono menyampaikan harapannya pada Kepala Desa terpilih,” Untuk kepala Desa yang sudah di lantik di harapkan langsung bisa melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat ” Ungkap Bintang Dwi Cahyono.

Usai terpilih sebagai Kepala Desa Antar Waktu desa Kesugihan Kidul, Mokh. Fadlil, saat di temui awak media mengatakan,” Alhamdulillah sudah ngga ada beban dan ke depannya siap memperbaiki tata kelola desa serta melayani masyarakat dengan baik, untuk pembangunan yang baik kita lanjutkan, yang tidak baik kita tinggalkan, prioritasnya setelah terpilih bisa mengentaskan kemiskinan”, Ungkap Mokh. Fadlil.

Sementara itu, Wahidin dari LSM GMBI kecamatan Kesugihan sekaligus pendukung Mokh. Fadlil mengatakan,”Memang saya mencalonkan Mokh.Fadlil untuk mencalonkan diri sebagai PAW Kepala Desa Kesugihan Kidul, walaupun yang mencalonkan Fadlil kebanyakan dari GMBI, misalkan melenceng atau tidak terbuka dengan masyarakat, GMBI akan datang di tempat seperti kemarin, yang penting kejujuran, transparan kepada masyarakat, kita selalu mengawal walaupun jago dari kita, kalau melenceng kita turunkan,” Jelas Wahidin. (JAS)