web analytics

Terkait Hari Pers Nasional diduga Pemerintah Bekasi “Alergi kepada Pers”

Bekasi – Terkait Hari Pers Nasional yang ke-75, adalah hari yang bersejarah bagi para Insan Pers untuk merayakan, namun sangat di sayangkan oleh para Insan Pers, bawah Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi sebagai Mitra Kerja tidak dapat membatu dalam acara Hari Pers Nasional yang ke-75, karena Pers adalah sebagai wadah Komunikasi dan Informasi yang sangat di perlukan oleh Pemerintah Darah Kabupaten Bekasi.

Meskipun Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi tidak dapat membantu di Hari Pers Nasional yang ke-75, namun para Insan Pers yang akan melakukan kerja sama dengan Yon D Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya dalam acara pembukaan atau Loncing Kampung Tangguh Binaan yang berada di wilayah Desa Hegar Mukti Kecamatan Cikarang Pusat sekaligus memperingati Hari Pers Nasional yang ke-75.

Kompol Hendrik selaku Wadanyon D Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya mengatakan, acara yang akan di selenggarakan Launcing Kampung Tangguh Binaan yang berada di wilayah Desa Hegar Mukti, Kecamatan Cikarang Pusat, kami mengharapkan dapat kiranya bekerja sama dengan insan Pers sebagai mitra kerja, agar dapat bersama-sama menjaga dan melestarika Alam Kampung Tangguh,” kata Kompol. Hendrik.

AKP Wito, SH Waka Polsek Cikarang Selatan mengatakan, dalam acara Loncing Kampung Tangguh Binaan, mari kita sama-sama menjaga Perotokol Kesehatan agar tidak tertular Covid-19, karena yang utama kita harus menjaga Perotokol Kesehatan dan saling sama-sama menghibau satu sama lain untuk menggunakan Masker, Jaga Jarak dan Cuci Tangan agar tetap selalu Aman,” ujar AKP. Wito.

Irwan selaku Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) mengatakan, dengan adanya acara Hari Pers Nasional ke-75 Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, bahwa Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten Bekasi tidak dapat membatu atas terselenggaranya Hari Pers Nasional ke-75, padahal Pers adalah suatu alat
komunikator dan informator,” begitulah kura-kuranya kata Irwan.

Ketua DPC AWI Kabupaten Bekasi, Irwan saat diminta tanggapan terkait Hari Pers Nasional ke -75 menjelaskan, bahwa tidak adanya bantuan dari Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi pada Hari Pers Nasional ke -75, ini adalah suatu ke kecewaan para insan Pers, seharusnya Pemkab maupun Pemkot dapat memberikan kontribusi terhadap insan Pers yang ada di dua wilayah tersebut, sebagaimana diketahui Pers selain mitra kerja namun Pers juga sebagai Komunikasi dan Informasi yang sangat dibutuhkan oleh Pemerintah,” ungkap Irwan.

Irwan menegaskan, bahwa sangat disayangkan bila Pemerintah setempat tidak mau berkontribusi pada Pers dihari ulang tahun Pers yang ke-75 sementara Pers sendiri telah banyak memberikan Kontribusi pada Pemda dalam bentuk sosial kontrol dan publikasi, hal tersebut dapat diduga Pemkab dan Pemkot Bekasi pada dasarnya Alergi dan tidak suka pada Wartawan,” tegas Irwan Ketua DPC AWI Kab.Bekasi.

Julham Harahap mengatakan, untuk memperingati Hari Pers Nasional yang ke -75 bahwa para insan Pers akan bekerjasama dengan Yon D Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya dalam acara Loncing Kampung Tangguh Binaan, tentunya akan ada pembentukan kepantiaan, agar pelaksanaan kegiatan tesebut dapat berjalan dengan lancar,” kata Julham.

Julham menjelaskan, dengan akan diadakannya Lounching Kampung Tangguh Binaan yang diselenggarakan oleh Yon D Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2021 tingkat Bekasi Raya (Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi) yang akan di selenggarakan oleh Batalyon D Pelopor Brimob Polda Metro Jaya, bahwa ini adalah bentuk kepedulian Polri kepada Insa Pers,” jelas Julham.

Walaupun Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi tidak dapat membantu dalam acara peringatan Hari Pers Nasional yang ke -75, hal ini dapat diduga bahwa Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten Bekasi Alergi kepada para Insan Pers, maka ini menjadi suatu bentuk ke kecewaan insan Pers kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi. (Jul)