Madura SNP – Pulau Kera berada di wilayah Nusa Tenggara Timur’ (NTT) di dominasi warga Suku bajo puluhan tahun berkedudukan dan beradaptasi dengan tempat tinggal mereka, menjaga keaslian Budaya dan kehidupan hidup kebutuhan keluarga sehari hari patut dijaga kelestariannya.
Seiring hari kehari kembali terjadi baik informasi di media sosial beredar menimpa warga Suku Bajo di Pulau Kera NTT terancam relokasi penduduk namun warga menolak keras terkait relokasi informasi hingga meluas, Ormas Perkumpulan Orang Same Bajo Indonesia POSBI mengecam tindakan adanya relokasi warga bajo di pulau kera,
Wartawan Swara Nasional Pos telusuri kejadian tersebut di konfirmasi ketua DPAC POSBI NTT inisial KL april 2025 “Masyarakat pulau kera akan menggelar temu langsung dgn warga elemen masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hasil pertemuan hari sebelumnya bela warga pulau kera, lanjut KL dari pernyataan di duga Oknum pejabat nisial RS akan memberikan surat perintah ke Camat untuk datang sosialisasi terkait Relokasi warga Pulau Kera.
“Dimana bila masyarakat tidak mengindahkan maka RS akan menggerakkan petugas dan eksavator bangunan akan diratakan dan mengusir paksa semua warga pulau kera” Ungkapnya.
Lanjutnya KL bersama warga elemen masyarakat dan LSM menolak keras apapun Resiko memiliki perinsip “lebih baik mati berdiri dari pada mati berlutut” tegasnya. (SB)