web analytics

Pustu Desa Cikutamahi Mulai Difungsikan, Warga Kini Lebih Mudah Mengakses Layanan Kesehatan

Bogor SNP – Upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Desa Cikutamahi bersama Puskesmas Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Salah satunya dengan mulai mengaktifkan kembali Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Cikutamahi yang diharapkan mampu mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat Desa Cikutamahi, Kamis (9/7).

Langkah ini dilakukan karena letak Desa Cikutamahi yang cukup jauh dari Puskesmas induk, sehingga keberadaan Pustu dinilai sangat penting untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau masyarakat.

Sebelum Pustu kembali difungsikan, pelayanan kesehatan bagi warga Desa Cikutamahi tetap berjalan melalui Posyandu yang berlokasi di kantor desa. Namun, dengan adanya arahan dari Bupati Bogor dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, bangunan Pustu yang sudah tersedia akan direnovasi secara bertahap agar dapat kembali digunakan secara optimal.

Dalam rangka memastikan kesiapan fasilitas tersebut, Tim Koordinator Wilayah (Korwil) Puskesmas Kecamatan Cariu yang dipimpin dr. Hj. Latifah Hani bersama jajaran melakukan kunjungan ke Pustu Desa Cikutamahi. Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring seluruh Puskesmas Pembantu di wilayah Kecamatan Cariu.

“Kami dari Korwil Puskesmas Kecamatan Cariu sedang melakukan kunjungan ke seluruh Pustu untuk melihat kondisi bangunan sekaligus memastikan fasilitas kesehatan yang ada dapat difungsikan dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar dr. Hj. Latifah Hani.

Ia menjelaskan, selama ini pelayanan kesehatan bagi masyarakat Desa Cikutamahi lebih banyak dilakukan melalui kegiatan Posyandu. Ke depan, dengan dukungan Pemerintah Desa Cikutamahi, Pustu akan kembali beroperasi setelah dilakukan renovasi secara bertahap.

“Kami bersama pemerintah desa berupaya melakukan renovasi sehingga Pustu ini bisa kembali digunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Desa Cikutamahi,” katanya.

Menurutnya, keberadaan Puskesmas Pembantu memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan Puskesmas induk, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan akses yang cukup jauh.

“Fungsi Pustu adalah membantu pelayanan Puskesmas, khususnya dalam menjangkau masyarakat yang lokasinya jauh dari Puskesmas induk. Dengan adanya Pustu yang aktif, masyarakat akan lebih mudah memperoleh layanan kesehatan dasar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cikutamahi, Anta, mengatakan pemerintah desa berkomitmen memanfaatkan bangunan yang telah ada agar segera dapat difungsikan kembali sebagai Puskesmas Pembantu. Renovasi dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi bangunan.

“Kami berupaya memperbaiki dan merapikan bangunan yang ada supaya dapat difungsikan sebagai Pustu. Meskipun ke depan wilayah ini akan terdampak relokasi pembangunan Bendungan Cibeet, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak bisa menunggu. Karena itu, fasilitas yang ada tetap kami benahi agar warga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” tutur Anta.

Dengan kembali difungsikannya Pustu Desa Cikutamahi, diharapkan masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan dasar.

Kehadiran Pustu juga menjadi wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang merata hingga ke wilayah pelosok Kecamatan Cariu. (Endang/Ind)