web analytics

Berburu Periode Ketiga, Dua Kades Petahana di Kecamatan Compreng Siap Bertarung dalam Pilkades Serentak Subang 2026

Subang SNP – Konstelasi politik menjelang Pilkades Serentak Kabupaten Subang 2026 kian menghangat. Di Kecamatan Compreng, perhatian publik tertuju pada dua sosok petahana kuat yang siap mengukir sejarah baru untuk memimpin desa mereka selama tiga periode berturut-turut.

Kedua figur tersebut adalah Abin (H. Abin), Kepala Desa Jatireja yang memperoleh nomor urut 2 dan Darwin, Kepala Desa Sukadana juga dapat undian nomor urut 2 Keduanya dipastikan kembali maju dalam pesta demokrasi tingkat desa yang akan menggelar pemungutan suara secara serentak pada 6 Desember 2026.

Menariknya, kontestasi di Desa Jatireja maupun Desa Sukadana sama-sama menyajikan pertarungan satu lawan satu (head-to-head). Berdasarkan tahapan yang sedang berjalan, masing-masing desa hanya meloloskan dua orang calon kepala desa, termasuk sang petahana.

Desa Jatireja: H. Abin, yang sebelumnya memimpin pada periode 2018–2024 dan melanjutkan kepemimpinannya, kini mengusung visi berkelanjutan dengan slogan “Melangkah Pasti Untuk Melanjutkan Pembangunan Desa Jatireja”. Ia akan ditantang oleh satu kandidat rival yang siap memberikan perlawanan sengit.

Desa Sukadana: Darwin juga menghadapi skenario serupa. Menjabat sejak pelantikan bersama pada Januari 2019, Darwin melangkah ke arena pilkades periode ketiganya dengan menghadapi satu calon penantang tunggal demi memperebutkan simpati warga Sukadana.

Majunya H. Abin dan Darwin memperpanjang daftar dominasi inkumben dalam perhelatan demokrasi kali ini. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) Kabupaten Subang mencatat bahwa Pilkades Serentak 2026 merupakan yang terbesar dalam sejarah Subang, mencakup 165 desa di 28 kecamatan, dengan lebih dari 50 persen wilayahnya diikuti oleh calon petahana.

Camat Compreng dan jajaran panitia pilkades tingkat desa terus mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusivitas di akar rumput. Mengingat format persaingan yang hanya mempertemukan dua calon, potensi polarisasi dukungan menjadi sangat tinggi.

Warga di Desa Jatireja maupun Sukadana kini menantikan pemaparan visi dan misi resmi dari masing-masing calon. Momentum 6 Desember 2026 mendatang akan menjadi pembuktian akhir: apakah H. Abin dan Darwin mampu mempertahankan takhtanya untuk periode ketiga, ataukah masyarakat Compreng memilih arah baru di bawah kepemimpinan wajah baru. (Ita.g)