Cilacap SNP – Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia kabupaten Cilacap masa bakti 2026-2031 resmi di lantik oleh ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana.
Pelantikan berlangsung di pendopo Wijaya Kusuma Cakti kabupaten Cilacap, di hadiri oleh Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, Wakil Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya serta jajaran Forkopimda, Setda Cilacap, Satmoko Danardono, pimpinan OPD, Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nurhidayat,ketua Tim penggerak PKK para pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap serta tamu undangan lainnya. Jumat (13/2).
Pelantikan ditandai pengucapan sumpah ikrar dan penandatanganan berita acara pelantikan Dewan Kehormatan dan pengurus PMI Kabupaten Cilacap masa bakti 2036-2031.
Ketua PMI Kabupaten Cilacap masa bakti 2026-2031, Drs. Farid Ma’ruf, S.T, M.M, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah dan jajaran Ketua PMI Kecamatan se-Kabupaten Cilacap yang telah memilih dirinya secara aklamasi pada Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muscab) yang diselenggarakan pada 27 Januari 2026 lalu, di markas PMI Cilacap dan seluruh pihak yang telah turut serta menyukseskan hajat PMI ini.
“Kami kepengurusan yang baru, memohon bimbingan serta arahan dari Bupati, Wakil Bupati dan Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah agar dalam memimpin PMI ke depan dapat optimal sesuai dengan aturan organisasi,” ungkapnya.
PMI siap melanjutkan program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat
“Kami terus berkomitmen membantu Pemerintah Kabupaten Cilacap dengan melanjutkan program unggulan seperti operasi katarak gratis, bantuan kacamata bagi siswa SD hingga SMP, khitanan massa serta layanan ambulans gratis,” ujarnya.
Selain itu, ia. menyampaikan pentingnya kemandirian organisasi melalui Bulan Dana PMI. Mengingat letak geografis Cilacap yang memiliki risiko bencana tinggi, PMI menargetkan kesiapsiagaan yang lebih optimal.
“Kemandirian organisasi adalah keniscayaan. Kami mohon izin kepada Bapak Bupati untuk melanjutkan Bulan Dana PMI lima tahun ke depan guna menopang tugas-tugas kemanusiaan ini,” tutur Farid Ma’ruf.
Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana, menyampaikan pujian atas capaian PMI Cilacap. Tercatat pada tahun 2025, perolehan Bulan Dana PMI Kabupaten Cilacap berhasil menjadi yang tertinggi di seluruh Provinsi Jawa Tengah dengan perolehan Rp. 3,4 miliar pada tahun 2025.
“Ini prestasi luar biasa. Cilacap mendapatkan Bulan Dana tertinggi di Jawa Tengah. Saya juga mengapresiasi kecepatan Bapak Bupati dalam merespons bencana longsor di Majenang beberapa waktu lalu,”tuturnya.
Letak geografis Cilacap mempunyai resiko bencana yang tinggi dan laboratoriumnya bencana.
” Saya berpesan agar PMI hadir membantu masyarakat dalam 6 jam pertama saat terjadi keadaan darurat,” pesan Sarwa Pramana.
Ia menekankan bahwa capaian Bulan Dana tertinggi bukan sekadar angka, melainkan bukti tingginya kepercayaan masyarakat.
Harapannya PMI Cilacap mampu menjadi barometer bagi PMI lain di tingkat nasional melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Dalam pelantikan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dari PMI Provinsi Jawa Tengah untuk penanganan bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Cilacap sebesar Rp. 33.414.537,- serta penghargaan kepada pendonor darah yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 10 dan 25 kali. (JAS)