Road Show ke Cilacap, Ketua DPD Jateng Beri Arahan Ke DPC dan Fraksi
Cilacap SNP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Dolfie Othniel Frederic Palit menggelar road show konsolidasi di kantor DPC PDI Perjuangan jalan Budi Utomo Cilacap. Kamis (5/3) malam.
Kegiatan ini di pimpin langsung oleh ketua DPD Provinsi Jawa Tengah, Dolfie Othniel Frederic Palit, dihadiri oleh ketua DPC PDI Perjuangan Cilacap, Anggit Adi Juwita, S.Or, MPH. Pengurus dan ranting DPC PDI P, anggota DPR RI, Kaisar Kiasa Kasih Sahid Putra serta jajaran pengurus DPD Provinsi Jawa Tengah serta anggota DPRD Cilacap dari fraksi PDI- P.
Fokus utama kegiatan ini untuk memperkuat soliditas partai mulai dari tingkat DPD, DPC, PAC hingga anak ranting.
Dolfie menegaskan, konsolidasi dilakukan untuk memperkuat soliditas internal serta menyatukan visi antara pengurus pusat, provinsi dan pengurus daerah.
“Dan kami masih berlanjut bersama jajaran PDIP di masing-masing daerah, konsolidasi membahas pembentukan anak cabang, ranting dan anak ranting,” ujarnya.
“Jadi kami dari DPD ingin memastikan semua berjalan dengan baik dan lancar dari ranting sampai anak ranting,”
“Untuk penjaringan sampai hari ini semua berjalan lancar, sesuai yang kami jadwalkan,” ungkapnya
Dolfie menandaskan, bahwa road show ini bukan sekedar agenda rutin organisasi, setelah melewati pemilu seluruh struktur partai harus berada dalam satu frekuensi dan arah perjuangan yang sama.
Semua komponen partai harus disatukan dengan konsolidasi yang kuat.
“Yang lain dari konsolidasi kita tadi adalah, kami mengingatkan anggota fraksi kami, kitakan satu tahun setelah pemilu, jadi ada tugas tugas yang harus dilakukan oleh anggota DPRD kami, tugas tugas dimana dalam janji kampanye untuk memperjuangkan aspirasi rakyat untuk mensejahterakan rakyat dalam berbagai bidang,”
“Bidang pendidikan, kesehatan,sosial, infrastruktur. Anggota DPRD kita harus memperjuangkannya itu,” tandasnya.
Ia menuturkan, sebagai partai pemenang membawa tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar serta program program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat harus disiapkan secara terukur dan dijalankan secara konsisten bukan menjadi slogan. (JAS)