Bogor SNP – Pemerintah Desa Pasirtanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027, Rabu (5/8)
Dalam forum tersebut, Penjabat (PJ) Kepala Desa Pasirtanjung, Sulaeman Wibisana, memaparkan capaian pembangunan desa sekaligus arah kebijakan pembangunan pada tahun mendatang.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Desa Pasirtanjung telah mencapai sekitar 80 persen. Selama beberapa tahun terakhir, sekitar 70 persen anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat maupun daerah difokuskan untuk pembangunan fisik.
“Alhamdulillah, pembangunan infrastruktur di Desa Pasirtanjung sudah mencapai sekitar 80 persen. Selama ini hampir 70 persen anggaran terserap untuk pembangunan fisik,” ujar Sulaeman.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar usulan pembangunan pada tahun 2027 tidak lagi hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi mulai diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Kami siap mengakomodasi seluruh aspirasi masyarakat. Namun ke depan, pembangunan tidak hanya berkutat pada fisik. Tahun 2027 kami berencana mengubah komposisi anggaran, sekitar 70 persen diarahkan untuk pembangunan SDM dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Sekretaris Desa beserta seluruh jajaran yang telah bekerja sama dengan baik,” katanya.
Musrenbang Desa Pasirtanjung dihadiri Sekretaris Camat Tanjungsari Enday Hidayat, perwakilan Danramil melalui Babinsa Desa, perwakilan Polsek Tanjungsari melalui Bhabinkamtibmas, Kasi Pendidikan dan Kesehatan, Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Kasi Ekonomi dan Pembangunan, Ketua BPD, perwakilan Dinas PUPR, MUI, Karang Taruna, Ketua K3S, para kepala sekolah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan lembaga desa lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Camat Tanjungsari, Enday Hidayat, berharap seluruh usulan pembangunan yang disampaikan dalam Musrenbang benar-benar mengacu pada kebutuhan yang paling mendesak dan menjadi prioritas masyarakat.
“Dengan demikian, anggaran pembangunan dapat dimanfaatkan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pasirtanjung,” tuturnya.(Endang M)