Bogor SNP – Jembatan Cigoha yang berada di Kampung Pasirkalong, Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, ambruk pada Kamis (16/04) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Jembatan tersebut merupakan penghubung ruas jalan kabupaten Sirnarasa–Bantarkuning menuju Kecamatan Cariu.
Salah satu warga, Ade, mengatakan sebelum kejadian dirinya sempat mendengar suara gemuruh sekitar pukul 04.00 WIB. Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari banjir, namun setelah keluar rumah, ia mendapati jembatan sudah dalam kondisi ambruk.
“Memang kondisi jembatan sebelumnya sudah rusak dan terkikis air. Belum ada perbaikan dari pihak terkait. Alhamdulillah saat kejadian tidak ada korban jiwa karena warga belum beraktivitas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Antajaya, Andi Pamungkas, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan lokasi jembatan berada di RT 12 RW 04 Kampung Pasirkalong.
Menurutnya, ambruknya jembatan terjadi saat kondisi masih sepi aktivitas warga.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun dampaknya cukup besar karena akses warga terputus total,” kata Andi.
Ia menambahkan, pihak desa bersama warga berencana segera membangun jembatan sementara agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan, terutama bagi anak-anak sekolah yang saat ini tidak dapat berangkat karena tidak adanya akses jalan alternatif.
“Kasihan anak-anak sekolah tidak bisa berangkat. Aktivitas warga juga lumpuh total. Untuk sementara kami akan upayakan pembangunan jembatan darurat,” pungkasnya. (Endng/Ind)