web analytics

Kasi Ekbang Tanjungsari Monitoring Pembangunan Bankeu Tahap I 2026 di Desa Tanjungsari

Bogor SNP – Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang) Kecamatan Tanjungsari, Komarudin, bersama staf pemerintah desa dan pendamping desa melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Kamis (22/10)

Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan sekaligus memeriksa langsung kondisi pekerjaan di lapangan. Tim meninjau sejumlah titik pembangunan, meliputi penataan kawasan Dayeuh Padjajaran, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), serta pengaspalan jalan menggunakan hotmix.

Saat dikonfirmasi di lokasi, Kasi Ekbang Kecamatan Tanjungsari, Komarudin, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan untuk mengetahui progres pekerjaan pembangunan yang dibiayai melalui Bankeu Tahap I Tahun 2026.

“Pada hari ini, Kamis, 22 Oktober 2026, kami bersama staf desa dan tim terkait turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring pembangunan Bankeu Tahap I Tahun 2026,” ujar Komarudin.

Berdasarkan hasil peninjauan bersama tim di lapangan, Komarudin menyampaikan bahwa progres pengaspalan hotmix telah mencapai 100 persen. Sementara itu, penataan kawasan Dayeuh Padjajaran telah mencapai sekitar 80 persen, sedangkan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) mencapai sekitar 40 persen.

Ia juga menyampaikan bahwa progres pelaksanaan pembangunan tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk mendukung tahapan administrasi berikutnya, termasuk pengajuan Bankeu Tahap II sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Miftahudin selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Tanjungsari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bogor atas bantuan keuangan yang diberikan kepada pemerintah desa untuk mendukung pembangunan infrastruktur.

Menurut Miftahudin, bantuan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses jalan yang menunjang aktivitas sehari-hari dan kegiatan perekonomian warga.

“Dengan dibangunnya infrastruktur jalan ini, kami berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah. Apalagi, sebagian besar warga Desa Tanjungsari bekerja sebagai petani, sehingga akses jalan yang baik sangat penting untuk mendukung aktivitas pertanian dan mendorong roda perekonomian masyarakat,” ungkap Miftahudin.

Ia berharap program Bantuan Keuangan Kabupaten Bogor dapat terus berkelanjutan agar pembangunan di wilayah pedesaan dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat.

Miftahudin juga menekankan pentingnya pengalokasian anggaran pembangunan secara tepat sasaran agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami, bantuan keuangan ini dapat terus berlanjut dan pelaksanaan pembangunannya tepat sasaran, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, diharapkan pelaksanaan pembangunan di Desa Tanjungsari dapat berjalan sesuai perencanaan, memenuhi ketentuan yang berlaku, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat (Endang M)