Bogor SNP – Ratusan karyawan Rumah Sakit Radjak Hospital/Thamrin Hospital Group Cileungsi Kabupaten Bogor menggelar aksi damai dengan memasang beberapa tuntutan atas perlakuan kurang baik dari manajemen Rumah Sakit Radjak Hospital,Yang dulu bernama Rumah Sakit Thamrin dengan tidak memberikan gaji secara penuh kepada karyawannya sejak 6 bulan terakhir ini.
Aksi karyawan tersebut digelar secara damai dan tertib pas didepan Rumah Sakit Radjak dan mengundang perhatian masyarakat yang melintas Kamis (13/3).
Salah seorang perawat bernama Yusniar mengungkapkan kekecewaannya kepada pihak manajemen yang belum menyelesaikan hak mereka secara penuh dan menimbulkan kesulitan mereka secara ekonomi karena harus memenuhi kewajiban kebutuhan sehari-hari sehingga harus meminjam kemana-mana, belum lagi menghadapi lebaran.
“Sejak bulan Oktober ya, sehingga sangat menyulitkan bagi kami, karna harus membayar cicilan, untuk anak kebutuhan lainnnya sampai kadang harus meminjam, belum lagi menghadapi lebaran, THR juga belum ada kepastian” ujarnya.
Ada sekitar 500 orang karyawan baik dari perawat, bidan, dokter dan tenaga non medis lainnya yang mengalami penundaan gaji sejak Oktober belum dibayar seratus persen.
Sementara itu salah satu dokter yang bernama Sintia juga menyampaikan hal senada soal kelalaian pihak manajemen menyelesaikan kewajibannya secara penuh kepada seluruh karyawan Rumah Sakit Radjak Hospital, sehingga hari ini menggelar aksi damai supaya pihak manajemen agar terketuk hatinya.
Shintia menyatakan sejauh ini pelayanan kesehatan kepada para pasien masih berjalan dengan baik belum mengalami kendala yang berarti. Pihaknya dan karyawan lainnya masih bekerja seperti hari biasa.
“Pelayanan kesehatan kepada pasien masih berjalan dengan baik dan karyawan yang terdampak masih berkomitmen menjalankan tugas-tugas dengan baik,”ujarnya.
Pihak karyawan berharap agar pihak manajemen Rumah Sakit Radjak Hospital segera menyelesaikan kewajibannya memenuhi hak karyawan membayar gaji secara penuh mengingat pula lebaran yang semakin dekat.
Saat awak media mencoba meminta waktu konfirmasi langsung kepada pihak manajemen Rumah Sakit Radjak Hospital oleh security bilang sudah disampaikan tapi setelah menunggu beberapa waktu tak kunjung ada kepastian.
Beberapa spanduk yang dipasang bertuliskan isi tuntutan bahkan kritik dan sindiran kepada pihak manajemen Rumah Sakit Radjak yang kurang memperhatikan nasib karyawannya. Aksi juga memasang Spanduk – spanduk di hal gedung RS Radjak Hospital/Thamrin.
Bahkan salah satu spanduk keprihatinan dipasang di lantai atas cukup menarik perhatian pengunjung, semua yang melintas”, pungkasnya. (Wr)