web analytics

Puskesmas Tanjungsari Lakukan Fogging di Desa Cibadak Antisipasi Kasus DBD

Bogor SNP – Puskesmas Kecamatan Tanjungsari melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di Kampung Cibadak RT 01 RW 03, Desa Cibadak, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jumat (6/3)

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kegiatan fogging tersebut dihadiri oleh tim dari UPT Kesehatan Tanjungsari, di antaranya dr. Hani Latipah, Dading Ependi dari Pendikes, Kepala Desa Cibadak, Kasi Trantib, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.

Fogging dilakukan setelah adanya laporan peningkatan kasus DBD di wilayah Kampung Cibadak. Tercatat sekitar 14 warga di wilayah RT 01 dan RT 02 terjangkit penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Pihak Puskesmas Tanjungsari yang menerima laporan dari pemerintah Desa Cibadak langsung bergerak cepat melakukan penanganan dengan melaksanakan fogging ke rumah-rumah warga.

dr. Hani Latipah menjelaskan bahwa lonjakan kasus demam berdarah di Desa Cibadak menjadi alasan utama dilaksanakannya kegiatan fogging tersebut.

“Awalnya terjadi peningkatan kasus demam berdarah di Desa Cibadak, khususnya di RT 01 dan RT 02. Tercatat ada sekitar 12 pasien yang sempat masuk ke Puskesmas, dan Alhamdulillah sebagian besar dapat ditangani dengan baik. Ini juga berkat kesadaran masyarakat yang cepat berobat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa fogging dilakukan karena angka kasus yang cukup signifikan di wilayah tersebut. Pihak puskesmas juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa agar penanganan dapat berjalan maksimal.

Selain fogging, dr. Hani juga mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan gerakan 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Kami berharap tidak ada lagi kasus DBD di wilayah ini. Masyarakat juga diharapkan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membiarkan ada air yang tergenang karena nyamuk berkembang biak di air,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cibadak, Jajang Rustala, mengatakan bahwa kegiatan fogging ini dilakukan setelah adanya laporan sejumlah warga yang terjangkit DBD.

“Kurang lebih ada sekitar 13 warga yang terkena DBD. Oleh karena itu hari ini dilakukan penyemprotan fogging di Kampung Cibadak RT 01 RW 03,” ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan fogging ini dapat membasmi nyamuk penyebab demam berdarah serta mencegah penyebaran penyakit tersebut di wilayah Desa Cibadak.

“Semoga dengan adanya fogging ini jentik-jentik nyamuk dapat diberantas dan masyarakat Desa Cibadak bisa terhindar dari penyakit DBD,” tutupnya. (Endang M)