Sapeken SNP – Dewan pimpinan wilayah perkumpulan Orang same Bajau/bajo Indonesia Jawa timur (DPW POSBI JATIM) resmi menjalin sinergi dengan puskesmas Sapeken kabupaten Sumenep perovinsi Jawa Timur, dalam Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pesisir dan Kepulauan berbasis kearifan lokal budaya Bajau/bajo,
Sinergi tersebut ditandai dengan silaturrahmi dan koordinasi perogram antara ketua DPW POSBI JATIM beserta Ibu kepala puskesmas Sapeken Dr Siti Aminah diruang kerjanya disambut dengan baik dan dipersilahkan 11 September 2026,
Ketua DPW Posbi Jatim Syaiful B menyampaikan “Sebagai Organisasi Budaya yang lahir dari warga Bajau/bajo, Posbi tidak hanya bergerak di bidang pelestarian budaya tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial di bidang kemanusiaan khususnya kesehatan dan lain lain”
“Melalui sinergi puskesmas sapeken, POSBI DPW Jatim Ingin menjadi jembatan Edukasi, agar perogram kesehatan pemerintah dengan pendekatan kebudayaan Bajau/bajo akan lebih mudah diterima” ungkapnya.
DPW POSBI Jatim di Tahun 2026 ini program sunnat massal gratis dua desa yakni Desaur dan Desa Sapeken, Sekretaris Dpw POSBI Jatim Kurniawan Bahri menyampaikan “Segala bentuk program pemerintah siap bermitra” jelasnya.
Sebelum kegiatan sunnat massal di mulai di lokasi Desa Sapeken Kampung Bukut selaku pembuka doa bersama di sampai saudara Idrus dan dilanjutkan sambutan kepala DPK PPNI puskesmas sapeken Mabnu “Mengucapkan terimakasih pada kami dari DPW POSBI Jatim memberikan dalam sisi kemanusiaan pada umumnya warga Kecamatan Sapeken, tim yang kami bawa berpengalaman yang handal dan terbaik di puskesmas sapeken, hal ini merupakan langkah awal semoga ke depan pada ketua DPW POSBI Jatim tidak usah khawatir tentang jumlah peserta Sunat massal rekan rekan di puskesmas akan banyak berkontribusi, Sebagai motivasi sunat bukan hanya tindakan medis tapi merupakan sunnah yang sudah dianjurkan, dan siapa melakukan berarti menegakkan perintah. (SB)