web analytics

Warga Kedungringin Lapor DPRD Kab. Pasuruan Keluhkan Bau Busuk, BBWS Mbidek..!!!

Pasuruan SNP – Ada puluhan warga Desa Kedungringin Kec. Beji Kab. Pasuruan mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Pasuruan. Rabu (28/10)

Kedatangan mereka bukan serta merta mereka mengeluhkan Pencemaran dan bau busuk menyengat akibat limbah industri yang mencemari sungai wrati

Puluhan warga ini didampingi Kepala Desa Kedungringin Rizky Wahyuni menyampaikan Air Sungai Wrati berubah warna menjadi hitam pekat, terkadang menyerupai cairan kopi yang berbau busuk atau sesekali berubah warna menjadi kemerahan dengan adanya gumpalan hitam Warga tidak dapat lagi menggunakan air sungai untuk mandi dan mencuci.

Dampak yang sangat dirasakan adalah bau sangat menyengat. Sampai kapan hal ini akan dirasakan masyarakat kami sedangkan kami sudah melaporkan ke Pemerintah Daerah, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS Brantas), namun kami sangat kecewa dengan hasil yang tidak kunjung usai ini. Ujar Kades Kedungringin

Londo korlap aksi melakukan Audensi, sapaan akrbanya menyetuskan kian hari semakin tidak karuan, bau menyengat tadi juga kami menyampaikan kepada Komisi III diterima oleh Tri Laksono tapi jawabannya masih ngambang.

Jika masih tidak ada tindak lanjut kami akan melakukan aksi yang jauh lebih besar agar kami tidak terus menerus menjadi korban dari perusahaan yang seenaknya saja membuang limbahnya. Tegas londo

Komisi III DPRD Kab. Pasuruan merespon keluhan warga Kedungringin mereka berjanji akan mendata dan berkoordinasi dengan perusahaan serta akan membahas di komisi III. (IL)