web analytics

Ketua Umum Kesatuan Nusantara Hadiri Pagelaran Seni Budaya Kabupaten Cilacap di TMII

Jakarta SNP – Ketua Umum Kesatuan Nusantara, Bowo Suryanto, menghadiri undangan Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disporapar) Kabupaten Cilacap dalam acara Pagelaran Seni Budaya Kabupaten Cilacap yang digelar di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (13/9)

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama Disporapar Kabupaten Cilacap dan Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan kekayaan seni, budaya, pariwisata, dan produk unggulan Kabupaten Cilacap kepada masyarakat luas.

Pagelaran menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, termasuk seni drama dan tari “Jaga Cowong Campursari – Sekar Kadangan” Karangmangu, yang dibawakan oleh tim kesenian Desa Wisata Karangmangu. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam memperkenalkan kekayaan budaya lokal Cilacap.

Selain pertunjukan seni, kegiatan juga menjadi ruang promosi bagi UMKM, kerajinan khas, produk unggulan, serta potensi pariwisata daerah Kabupaten Cilacap.

Bowo Suryanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap, Disporapar, Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, para seniman, pelaku UMKM, serta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas undangan dan kesempatan yang diberikan kepada Kesatuan Nusantara untuk hadir dalam pagelaran seni budaya Kabupaten Cilacap. Saya sangat mengapresiasi seluruh panitia, seniman, budayawan, dan pelaku UMKM yang telah menghadirkan karya budaya yang luar biasa,” ujar Bowo.

Menurut Bowo, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pelaku seni, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Terlebih generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengenal, mencintai, sekaligus mengembangkan budaya Nusantara melalui kreativitas mereka.

“Budaya adalah identitas bangsa. Jangan sampai kekayaan budaya kita hanya menjadi cerita masa lalu.

Mari kita jaga, kita kembangkan, dan kita wariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan seni budaya dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari promosi pariwisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, terutama melalui UMKM dan ekonomi kreatif.

“Ketika seni dan budaya terus hidup, kreativitas masyarakat akan tumbuh. Dari sana akan muncul peluang ekonomi, pariwisata berkembang, UMKM semakin kuat, dan masyarakat semakin sejahtera,” tambahnya.

Bowo menegaskan bahwa Kesatuan Nusantara akan terus mendukung kegiatan positif yang berkaitan dengan pelestarian seni budaya, pemberdayaan generasi muda, pengembangan UMKM, pariwisata, dan penguatan persatuan masyarakat.

“Rawat Budayanya, Dukung Senimannya, Berdayakan Masyarakatnya, Majukan Daerahnya.”

Salam Kesatuan Nusantara, Menjaga Persatuan, Merangkai Kejayaan. (Adel)