web analytics

Harapan Kades Tanjungrasa, Bankeu 2026 Buka Akses dan Lebarkan Jalan

Bogor SNP – Pemerintah Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, berharap realisasi Bantuan Keuangan (Bankeu) Desa Tahun 2026 dari Pemerintah Kabupaten Bogor dapat segera mendukung pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Melalui anggaran tersebut, Pemdes Tanjungrasa merencanakan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), sekaligus pembukaan dan pelebaran akses jalan di dua titik, yakni Kampung Pasiringgit dan Kampung Darma.

Kepala Desa Tanjungrasa, Misjaya, mengatakan pembangunan tersebut menjadi salah satu prioritas karena berkaitan langsung dengan akses dan mobilitas masyarakat.

“Untuk titik di Kampung Darma, kami akan melakukan pelebaran jalan agar nantinya dapat terkoneksi dengan Jembatan Bojong Geureuh menuju Kampung Bunder, Desa Sukarasa,” ujar Misjaya, Kamis (10/9)

Menurutnya, kondisi jalan yang saat ini masih sempit menjadi salah satu kendala dalam rencana pembangunan jembatan yang sebelumnya telah diajukan pada 2024–2025, namun belum dapat terealisasi.

Ia menjelaskan, jalan tersebut selama ini berstatus sebagai jalan desa dengan lebar yang masih terbatas. Karena itu, setelah dilakukan pelebaran, Pemdes Tanjungrasa berencana menghibahkan jalan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Bogor agar nantinya dapat berstatus sebagai jalan kabupaten.

“Karena akses jalannya masih terlalu kecil, pengajuan pembangunan jembatan sebelumnya terkendala. Setelah jalan ini dilebarkan, rencananya akan kami hibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor agar statusnya bisa menjadi jalan kabupaten,” jelasnya.

Selain pelebaran jalan di Kampung Darma, Pemdes Tanjungrasa juga akan membuka akses jalan lingkar di Kampung Pasiringgit. Pembangunan tersebut diharapkan dapat memperlancar konektivitas antarwilayah dan memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat.

Misjaya berharap pembangunan infrastruktur melalui Bankeu 2026 tidak hanya meningkatkan akses transportasi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi warga.

“Harapannya, dengan dibangunnya infrastruktur ini, transportasi masyarakat menjadi lebih mudah dan roda perekonomian masyarakat juga semakin berkembang,” pungkasnya. (Endang)