web analytics

Mengintip Kesiapan Sarnita Bakal Calon Kelima dalam Bursa Pilkades Serentak Desa Padaasih Tahun Anggaran 2026

Subang SNP – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun anggaran 2026 di Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, Subang, Jawa Barat, kini semakin menarik perhatian. Di antara lima nama tokoh masyarakat yang mendaftarkan diri secara resmi, Sarnita hadir sebagai bakal calon (Bacalon) kelima yang siap membawa warna baru dalam pesta demokrasi tingkat desa ini.

Menurut salah satu sumber yang dapat dipercaya, kepada Swara Nasional Pos mengatakan bahwa kehadiran Sarnita menggenapi daftar kelima figur terbaik desa bersama Sumiati/Afus, Agus Sopian, Gelar Adi Sucipto, dan Didin Saripudin.

Langkah politik ini, lanjut sumber tadi, membuktikan bahwa antusiasme putra-putri di desa ini perlu kita apresiasi untuk mengabdi secara langsung bagi kemajuan infrastruktur, pelayanan publik, dan ekonomi di Desa Padaasih dinilai sangat tinggi, ujarnya.

Sumber tadi lebih jauh menjelaskan bahwa sebagai salah satu pendaftar resmi, berkas administrasi calon nomor lima milik Sarnita masuk di dalam pengawasan khusus tim panitia pemilihan Pilkades serentak Desa Padaasih.

H. Endin, Ketua Panitia Pilkades Serentak Desa Padaasih, menekankan bahwa seluruh data faktual Bacalon diproses secara selektif.

“Kita harus betul-betul selektif dalam memverifikasi data secara faktual. Salah satunya adalah ijazah,” ujar Ketua Panitia tegas.

Pengecekan menyeluruh ini, lanjut Ketua, dilakukan tanpa pandang bulu untuk menjamin legalitas penuh sebelum para kandidat ditetapkan secara definitif menjadi calon Kades dengan nomor urut resmi, katanya.

Keuntungan bagi calon Kades nomor lima beserta empat kandidat calon lainnya, menurut H. Endin, dalam aturan regulasi Pilkades kali ini adalah tidak adanya tes tulis tambahan, karena jumlah peserta yang mendaftar hanya lima orang dan itu merupakan batas maksimal jumlah calon peserta per desanya. Maka penyaringan murni bertumpu pada berkas administrasi dasar, ungkapnya.

Hal ini, lanjut Endin, merupakan peluang besar bagi calon nomor urut lima untuk fokus merapatkan barisan, mendekatkan diri kepada warga, di samping mematangkan visi-misi pembangunan desa tanpa terbebani oleh tahapan eliminasi akademis tertulis, katanya.

(H. Endin Calon No. 5)

Camat Cibogo, Tri Utami, dalam kesempatan sosialisasi terpisah menghimbau agar momentum majunya lima figur ini disikapi secara bijak oleh masyarakat maupun aparatur desa.

Pihak kecamatan meminta seluruh perangkat desa, mulai RT, RW, dan Kepala Dusun, wajib menjaga netralitas mutlak dan tidak boleh terlibat dukung-mendukung secara terbuka demi menjaga kondusivitas wilayah.

Karena masyarakat Desa Padaasih kini menaruh harapan besar pada proses ini. Siapapun yang nantinya terpilih, termasuk rotasi kepemimpinan di tangan Sarnita, diharapkan mampu membawa tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berorientasi total pada pelayanan warga, ujarnya. (Ita.g)