Bekasi SNP – Dunia pendidikan sering terjadi menjadi ajang mencari keuntungan untuk memperkaya diri sendiri maupun kelompoknya. Dunia pendidikan kini menjadi lahan yang sangat menjanjikan untuk ladang pat-gulipat dengan mengatasnamakan untuk mencerdaskan anak bangsa.
Dugaan ini sering terjadi ketika wartawan hendak mencari informasi terkait penggunaan dana bos yang digelontorkan pemerintah kepada sekolah, seperti yang terjadi di SDN X Jati Asih Kota bekasi, dimana ada dugaan penggunaan Dana BOS untuk pengembangan Perpustakaan dan Layanan Pojok Baca (LPB) sebesar Rp. 82.688.000 diduga dikorupsi.
Ketika masalah ini dikonfirmasi melalui surat SNP JT/X/6/2025 hingga berita ini di turunkan belum mendapat tanggapan. Sekolah sebagai sarana mendidik anak bangsa harusnya menjadi barometer untuk menjadikan anak-anak bangsa negri ini menjadi manusia yang handal dalam segala bidang. Sejalan dengan program pemerintah untuk menjadikan para pengelola anggaran pemerintah hendaknya transparan dalam mengelola dana yang dikucurkan kepada sekolah-sekolah.
Apakah SDN Jati Asih X Kota Bekasi sudah melaksanakan program tersebut, diduga kuat ada permainan pat-gulipat dengan bungkamnya pihak SDN Jati Asih X, Kota Bekasi.
Harapan masyarakat Aparat Penegak Hukum termasuk pihak Inspektorat dapat menindaklanjuti informasi adanya dugaan penyalahgunaan anggaran pengembangan perpustakaan di SDN Jati Asih X dan sekolah-sekolah yang ada di Kota Bekasi. (R3)