web analytics

Tingkatkan Aksesibilitas, Pemdes Cikeas Udik Realisasikan Pembangunan Jalan Betonisasi di Kampung Tlajung

Bogor SNP – Pemerintah Desa (Pemdes) Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur desa. Salah satu proyek yang kini tengah berjalan adalah betonisasi jalan lingkungan yang berlokasi di Jl. Daman Huri, Kampung Tlajung, RW 009.

Pembangunan jalan ini dibiayai melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Desa dari APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2025. Proyek ini merupakan bagian dari visi “Bogor Istimewa” untuk mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat pelosok desa.

Berdasarkan data yang tertera pada papan kegiatan di lokasi, proyek betonisasi ini memiliki volume pekerjaan sepanjang 154 meter dengan lebar 3,0 meter dan ketebalan 0,10 meter, dengan total volume beton mencapai 46 M³. Saat ini, progres pembangunan telah memasuki Tahap II dengan capaian sebesar 40 persen dan total anggaran Rp 90.256.000,-.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Kesejahteraan (Kasi Kesra) Desa Cikeas Udik Junaedi menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ini memiliki dampak sosial yang besar bagi masyarakat.

“Pembangunan jalan ini bukan sekadar urusan semen dan beton, tapi soal meningkatkan kualitas hidup warga. Dengan jalan yang layak, akses kesehatan bagi lansia dan anak-anak menjadi lebih cepat, serta mobilitas warga untuk beribadah dan kegiatan sosial lainnya tidak lagi terhambat oleh kondisi jalan yang rusak,” ujar Kasi Kesra dalam keterangannya.

Beliau juga menambahkan bahwa program Bankeu ini sangat membantu dalam meningkatkan indeks kesejahteraan warga di wilayah RW 009. “Ketika infrastruktur baik, psikologi masyarakat juga lebih positif karena mereka merasa diperhatikan oleh pemerintah desa maupun kabupaten,” tambahnya.

Miftahul Palah Kepala desa Cikeas Udik pun berharap agar masyarakat sekitar dapat turut serta menjaga dan merawat jalan tersebut setelah selesai dikerjakan, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lama. (Suwarno)