Indramayu SNP – Warga Kecamatan Sukra dan Anjatan, Kabupaten Indramayu – Jawa Barat, mengeluhkan kondisi jalan penghubung antar tiga Desa yang tak kunjung di perbaiki selama puluhan tahun. Ruas jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometeran yang menghubungkan Desa Karanglayung, Cilandak Lor, dan Sukra Wetan, untuk sektor pertanian.
Pantauan Awak Media di lapangan, badan jalan yang berdebu dan berlumpur ketika musim penghujan datang membuat Warga kualahan dalam akses transportasinya, dan memng jalan tersebut penghubung 3 Desa untuk akses tranportasi Warga petani.
Salah satu keritikan yang disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) atau Kuwu Desa Karanglayung, Kecamatan Sukra – Indramayu Bpk. H. Kasmana, S.H., pasalnya sangat menyayangkan kepedulian terhadap pembangunan jalan seakan Pemerintah baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Pemerintah Provinsi (Pemprov), ataupun Pemerintah Pusat yang begitu mengacukan ketidak peduliannya tentang transportasi Warga petani guna memperkuat sektor pertanian. Jumat (28/8)
“Saya berharap dengan menyampaikan kekecewaanya melalui tiktok agar Pemerintahan terkait ada inisiatif untuk membangun jalan penghubung tiga Desa tersebut dikarena selama saya sebelum menjabat jadi Kuwu hingga sekarang saya menjabat jadi Kuwu jalan tersebut belum pernah adanya rencana pembangunan jalan selayaknya jalan di Desa-Desa yang sudah baik dilalui atau dirasakan oleh Warga,” keluhnya.
Bahkan rencana yang sudah matang dengan keinginan pembangunan jalan penghubung Desa tersebut, bahwasanya Kuwu yang berinisiatif untuk membangun dengan anggaran Dana Desa (DD) namun hal ini tidak diperbolahkan karena bukan rananya, dan beberapa kali dirinya (Bpk. Kuwu H. Kasmana, SH) ketika setiap diadakannya musyawarah di tingkat Kecamatan dirinya selalu menyempatkan untuk menyampaikan jalan penghubung tersebut, namun selalu tidak ada respont apa-apa seakan jalan tersebut di anak tirikan.
“Padahal jalan transportasi penghubung tiga Desa ini sangat penting dan sangat dibutuhkan bagi warga umum terutama Warga petani untuk meningkatkan produktifitas sistem sektor pertaniannya yang lebih baik, dengan petani Pemerintah sejahtera,” terangnya.
“Sedangkan salah satu Warga petani yang kebetulan sedang berada di jalan penghubung tersebut sembari melaksanakan kegiatan pertaniannya, ia menjelaskan, keprihatinan dan mengharapkan kepada pihak yang terkait prihal jalan tersebut agar segera mungkin diperbaiki dikarenakan jalan ini jalan utama untuk transportasi para petani dan jalan pintas umum Warga.” pungkasnya.
Begitu juga di keluhkan warga Karang Layung Blok Bogeg, Tasa / tesol kami masyarakat sangat berharap jalan penghubung tersebut segera diperbaiki karena sangat di butuhkan sekali ketika kami mau ke Cilandak harus memutar, dan terimakasih kepada bapa kuwu H. Kasmana atas perhatiannya untuk mengusulkan ke pemerintah semoga cepat ditanggapi dan direalisasi. (Nana C/Jwr)