Bogor SNP – Dengan dikucurkannya dana samsisade untuk pembangunan desa oleh Pemda Bogor, pada hari Sabtu tanggal 21 September 2024 Pemdes tajur Kecamatan Citeureup launching samsisade.
Hadir dalam kesempatan ini para tokoh masyarakat RT dan RW, BPD, LPM juga dihadiri oleh pihak kecamatan Citeureup yang diwakili oleh sekcam serta jajaran.
Sekcam Citeureup Raden Ika Sudarmika dalam sambutannya mengatakan sangat salut dan angkat jempol kepada pemdes tajur dalam pembangunan samisade, yang membuka jalan dari awal sehingga membuk akses jalan menuju kampung Parung ponteng yang tadi bila mau ke parung ponteng mesti melewati kecamatan Sukamakmur dengan dibukanya akses jalan ini jadi lebih singkat dan lebih cepat.
Harapan kami selaku pihak kecamatan agar pembangunan ini bisa terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan berjalan lancar tidak ada kendala apapun dalam pengerjaannya.
Kades Tajur Ade Safrudin mengatakan dengan di buka akses jalan menuju kampung Parung ponteng diharapkan bisa membangkitkan ekonomi warga Parung ponteng dan meminta dukungan dari semua masyarakat karena dengan jalan yang baik tentunya akan mendongkrak ekonomi warga.
Apalagi dikawasan Parung Ponteng ada potensi wisata tentunya akan mendorong juga para wisatawan baik lokal maupun wisatawan dari luar Kecamatan Citeureup dengan begitu kesejahteraan masyarakat akan terdongkrak dengan sendirinya.
Kami berharap pekerjaan tersebut sesuai dengan waktu yang telah menjadi target kami dan tidak ada kendala dalam pekerjaan tersebut.
Kami mohon doanya dari semua pihak demi lancarnya pekerjaan, karena ini semua demi kepentingan masyarakat khususnya di RW 06 dan RW 07 dan umumnya masyarakat Desa Tajur.
Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan dengan dibangunnya jalan ini tentunya akan mempersingkat waktu jarak tempuh kamu warga Parung Ponteng menuju kantor desa, kantor kecamatan dan keluar daerah.
Dahulu sebelum jalan tembus bila mau menuju kantor desa mesti melalui kecamatan Sukamakmur dengan jarak tempuh kira-kira 2 jam lebih tetapi dibuka jalan jarak tempuh menjadi 30 menit saja. (Warno)