web analytics

Suasana Memanas! Muscam KNPI Tanjungsari Berujung Ricuh

Bogor SNP – Suasana Musyawarah Kecamatan (Muscam) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Tanjungsari yang digelar pada Sabtu, 17 Januari 2026, memanas. Sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) memilih meninggalkan ruang sidang atau walk out sebagai bentuk protes terhadap mekanisme pemilihan ketua KNPI kecamatan tanjungsari.

Kericuhan bermula ketika pimpinan sidang menetapkan sistem pemilihan dilakukan secara poting terbuka. Keputusan tersebut mendapat penolakan dari kubu kandidat Hapidin yang menilai jalannya persidangan tidak sesuai harapan Sebagai bentuk ketidakpuasan, dan kemudian beberapa OKP kemudian keluar dari ruang sidang. Meski demikian, forum tetap berjalan oleh peserta yang masih bertahan di dalam ruangan.

Sementara Hakim Terpilih Aklamasi Didukung 38 OKP Dengan keluarnya sebagian peserta, Hendra dari OKP Pemuda Pancasila (PP) secara otomatis dinyatakan unggul dalam pemilihan. Dari total 36 OKP yang hadir,dan 24 OKP menyatakan dukungan kepada Hendra.

DPD KNPI Kabupaten Bogor Gelar Uji Wawasan untuk Seleksi Balon Ketua DPK Se-Kabupaten Bogor,sementara Pihak Kubu Hapidin sempat melayangkan protes dan meminta peninjauan ulang atas keputusan sidang. Namun situasi tidak berkembang menjadi bentrokan fisik. Tidak ada laporan perusakan fasilitas kantor kecamatan. Aparat Penegak Hukum (APH) yang dibantu Satgas ormas serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan sigap mengamankan lokasi hingga kondisi kembali kondusif.dan Berdasarkan hasil sidang yang dinyatakan sah, Hendra resmi terpilih sebagai Ketua KNPI Kecamatan Tanjungsari periode 2026–2029″ jelasnya.  (Endang/Ind)